Blog

  • Di atas pohon Soyo-soyo

    (そよそよの木の上で)

    Pagi ini aku terlena mendengar sebuah lagu yang mengalun di chanel TV 3, TV NHK pendidikan. Sebuah acara untuk anak-anak yang bertajuk, “Okasan to issho” (Bersama ibu). Sudah ada beberapa lagu yang aku sukai di sini. Temanya begitu… bebas, cocok untuk semua umur, terutama anak-anak. Namun lagu yang kudengar tadi pagi membuatku berpikir… “Aku tidak pernah suka ketinggian. Belum pernah manjat pohon, tapi kalau membayangkan lagu ini, ingin rasanya aku memanjat pohon dan menikmatinya” Aku yang phobia begini ingin naik pohon? Tapi…mungkin memang sebetulnya aku ini gypsy ya?



    Aku cari lagunya di YouTube tapi belum ada. Memang Jepang amat ketat soal hak cipta. Tapi bisa dengar di (semoga belum dihapus)

    https://youtu.be/e4EBC5_jIGY?si=Otv1RqkWhagX6KWo

    Penciptanya: Wakiyama Kimiko adalah Grand Champion pada Festival Siul Internasional ke 34 (2007), dan mengeluarkan CD “siulan” nya berjudul: Di bawah langit yang sama. Hmmm beli ngga ya?

    Liriknya sebagai berikut:

    Di atas pohon Soyo-soyo

    Ada sebuah pohon yang bernama Soyo-soyo (Soyo-soyo sendiri sebetulnya artinya = sepoi-sepoi)
    Dan aku coba memanjatnya

    Katanya memang di atas Soyo-soyo
    bisa terbuai

    Padahal di sana tidak ada yang khusus
    fu—
    Awan berarak

    Di atas Soyo-soyo
    kulupakan hal yang menyebalkan

    Hanya dengan hembusan angin
    membuatku terlena

    Katanya memang diatas Soyo-soyo
    bisa terbuai

    Padahal di sana tidak ada yang khusus
    fu—
    membuat kita ingin bersiul

    Dengarlah baik-baik
    burung kecil berkicau

    Terdengar angin yang bertiup sepoi-sepoi
    itulah soyo-soyo
    Soyo-soyo milik kita semua

    ::::::::::

    作詞・作曲:分山貴美子 編曲:悠木昭宏

    そよそよという木が あるよ

    そこに のぼってみて

    そよそよの上では

    そよそよに なるという

    そこになにが あるわけでも 

    ないのに フー

    くもが ながれてる

    そよそよの上では

    いやだったことは わすれ

    ただ ふくかぜに 

    ふかれているだけで そよそよ

    そよそよの上では

    そよそよに なるという

    そこになにが あるわけでも

    ないけど ピュー

    くちぶえを ふいて

    みみを すましてみて 

    ことりが さえずっているよ

    そよかぜのおと きこえてくる

    それが そよそよ

    みんなの そよそよ

  • Lagu Kehidupan 命の歌

    Setiap kali aku mempertanyakan makna hidup,

    kehangatan orang-orang terkasihku terlintas di benakku.

    Keajaiban perjumpaan di sudut bumi ini

    adalah harta yang paling berharga daripada permata manapun.

    Ada hari-hari ketika aku ingin menangis, ketika aku meratap dalam keputusasaan.

    Pada saat-saat itu, ada sosokmu di sisiku, melekat di sampingku.

    Ketika kita bernyanyi bersama, yang membawa kembali kenangan indah.

    Kehangatan lembut matahari terbenam di kampung halamanku.

    Hal-hal yang benar-benar penting itu tersembunyi dan tak terlihat.

    Ada kegembiraan yang tak tergantikan dalam momen-momen sederhana sehari-hari.

    Suatu hari nanti, semua orang akan mengucapkan selamat tinggal pada bumi ini,

    tetapi kehidupan terus berlanjut.

    Terima kasih karena saya telah lahir dan telah dibesarkan,

    untuk pertemuan,

    untuk tawa yang diberikan

    Terima kasih untuk segalanya.

    Terima kasih untuk hidup ini.

    (terjemahan bebas oleh Imelda)

    judul asli : 命の歌 ciptaan Miyabi

    Lagu yang kusuka meskipun menyedihkan. Lagu ini diciptakan oleh Miyabi, yang sebetulnya adalah nama lain dari Takeuchi Mariya, penyanyi dan pencipta lagu, istri dari Yamashita Tatsuro.

    Saya suka Takeuchi Mariya karena suaranya pas dengan suara saya, sehingga saya bisa menyanyikan semua lagunya tanpa harus memaksakan diri. Lebih dari itu, pas saya datang ke Jepang, pas lagunya yang berjudul Manhattan Kiss マンハッタン・キス dirilis dan hit. Lagu yang sering kunyanyikan di Karaoke juga. Di sini aku tahu kanji 摩天楼 yang berarti skyscraper atau pencakar langit. Baru setelah itu tahu bahwa lagu hitsnya dia yang lain adalah EKI 駅, padahal saya lebih suka lagunya yang berjudul けんかをやめて. Sebuah lagu yang mengatakan: “Eh kamu berdua tidak usahlah bertengkar memperebutkan saya!” hahaha. Lagu tentang dua lelaki bertengkar memperebutkan satu perempuan. Asyik kan jadi cewe yang populer 😀

    Hari ini tanggal 11 Maret adalah hari いのちの日, Hari Kehidupan. Untuk memperingati jiwa-jiwa yang menjadi korban gempa bumi Tohoku yang terjadi 15 tahun yang lalu.

    合掌

    pic by chatGPT

  • Keinginan dan Harapan

    Catatan di FB 16 tahun lalu, February 6, 2010


    Pagi ini aku dihibur oleh Yessy yang menulis begini: Apa yang membuat manusia tetap hidup? Setujukah kalian jika jawabannya adalah….HARAPAN?

    Aku pernah tinggal dengan seorang nenek Jepang berusia 86 tahun. Dia sudah tidak punya keinginan apa-apa, bahkan kalau ditanya mau makan apa, dia tidak tahu. Setiap hari hanya datang makan, sambil bercerita tentang masa lalunya, dan aku mendengarkan. Hari-harinya membosankan, dan sering dia berkata, “Aku sudah tidak berguna lagi”. Dan aku hibur dia, bahwa tanpa dia, tidak ada yang bisa menjaga rumah, yang kerap kedatangan tamu. Jadi si Nenekpun senang.

    Suatu hari aku bertanya padanya: “Nenek ingin sesuatu? Aku ingin membelikan nenek sesuatu…”

    Nenek menjawab, “Ah aku tidak tahu aku ingin apa. Buat apa aku beli sesuatu, akhir hidupku sudah dekat ini.”

    Lalu aku berkata, “Jangan! Nenek harus tetap punya keinginan. Tolong pikirkan, dan aku akan carikan.”

    Dia berpikir, dan esok harinya dia berkata: “Imelda, saya selalu senang melihat lampu di kamar kamu menyala setiap saya pergi ke WC. Rasanya senang mengetahui ada orang yang masih bangun, dan masih memperhatikan saya. Lalu tadi malam saya mengambil perhiasanku, saya lihat satu satu, sambil berpikir apa ya keinginan saya sekarang. Dan saya tahu, saya ingin mendengar suara seorang penyanyi kesukaanku. Dulu saya tergila-gila padanya. Namanya Sugawara Youichi. Duh, dia keren sekali. Saya pernah datang ke konsernya, dan sampai menangis mendengar dia menyanyi. Tapi dia juga sudah tua. Dulu dia cakap sekali.”

    “Mungkin susah untuk pergi ke konsernya nek. Tapi kan ada CD, bisa beli CDnya dan dengarkan lagi. Malam-malam kalau nenek tidak bisa tidur, bisa dengar suara dia.”

    “Aku tidak punya CD, adanya tape saja”

    “OK. Nanti aku carikan ya kasetnya”

    Lalu aku pergi ke toko kaset dekat stasiun rumah, dan bertanya pada penjaga tokonya, apakah ada kaset dari penyanyi Sugawara Youichi. Sambil terheran-heran melihat aku, yang masih muda (uhuy) dan GAIJIN (orang asing) menanyakan Sugawara Youichi. Masa bodo! Toh aku beli ini.

    Tiga ribu yen harga kasetnya. Dan sebelnya juga mengetahui bahwa harga kaset dan CD itu SAMA di Jepang. (Masih untung ada kasetnya).

    Lalu aku berikan pada Nenek, yang akhirnya hampir setiap malam mendengarkan kaset pemberianku itu. Beberapa hari kulihat senyum di mukanya. Manusia memang perlu keinginan dan harapan untuk bisa bertahan hidup. Tanpa itu, dia bagaikan bunga yang layu kekurangan air, yang tinggal menunggu kapan tiba dia terkulai saja.

    Sering aku juga sampai pada saat aku tidak punya keinginan apa-apa. Jika ditanya. Itu kataku. Padahal sebetulnya aku selalu punya keinginan…. ya… untuk bisa sering pulang ke Indonesia dan bertemu orang tua, saudara dan teman-teman di sana. Bertemu dengan tanah kelahiranku.

    Selamat menikmati akhir pekan yang indah.

    Untuk yang santai dengan keluarga, nikmatilah.

    Untuk yang tetap sibuk bahkan mungkin lebih sibuk di akhir pekan ini daripada hari biasa, nikmati juga.

    Aku sertakan lagu dari Sugawara Youichi berjudul Shiritakunaino (I really don’t want to know)

    bisa klik di sini: http://www.youtube.com/watch?v=6n8zEhBboA8

    あなたの過去など

    知りたくないの

    済んでしまったことは

    仕方ないじゃないの

    あの人のことは

    忘れてほしい

    たとえこの私が

    聞いても言わないで

    “Aku tidak ingin tahu masa lalumu

    apa yang sudah terjadi, apa boleh buat kan?

    Aku ingin kamu melupakan dia

    Dan seandainya aku bertanyapun,

    Jangan cerita apa-apa….”

    Lagu opa-oma banget karena lagu ini hit di Jepang tahun 1967! (Aku saja belum lahir …. horeeee 😀 )

    Imelda

  • Happy Birthday Mickey

    Pada 18 November di tahun 1928, film animasi pendek “Steamboat Willie” yang menampilkan Mickey Mouse ditayangkan perdana di Colony Theater di New York City. Film berdurasi sekitar tujuh menit ini menandai debut yang mengesankan dari Mickey Mouse, karakter khas Disney. Tanggal 18 November adalah tanggal rilis film tersebut, dan terkadang hanya disebut sebagai “Hari Debut di Layar Perak”.

    Hari ini juga dianggap sebagai hari ulang tahun Minnie Mouse, yang juga memulai debut layarnya dalam “Steamboat Willie.” Dalam beberapa tahun terakhir, fakta bahwa tanggal 18 November adalah hari ulang tahun Mickey Mouse dan Minnie Mouse telah diumumkan di situs web resmi Tokyo Disney Resort dan di X.

    Mickey Mouse terinspirasi oleh seekor tikus yang muncul di loteng Walt Disney (1901-1966) saat ia sedang bertukar pikiran. Awalnya ia merencanakan akan memberi nama “Mortimer Mouse,” tetapi istrinya, Lillian, menyarankan agar nama yang sekarang diadopsi.

    Sebaliknya, Mortimer Mouse muncul sebagai saingan cinta Mickey dan teman masa kecil Minnie Mouse. Pacar Mickey Mouse adalah Minnie Mouse, anjing peliharaannya adalah Pluto, dan ia memiliki dua keponakan: Morty dan Ferdie.

    Profil Mickey Mouse adalah sebagai berikut:

    Tanggal lahir: Minggu, 18 November 1928, dari New York

    Usia: Diperkirakan remaja

    Ras: Tikus rumah putih

    Tinggi: sekitar 96,5 cm

    Berat: sekitar 10,4 kg

    Hobi: Olahraga, kehidupan desa, dan membaca.

    Di Amerika Serikat dan negara-negara lain, ia sering dipanggil “Mick.”

    Peringatan terkait lainnya adalah 9 Juni, yang dikenal sebagai “Ulang Tahun Donald Duck,” karena Donald Duck memulai debutnya di layar lebar dalam film “The Wise Little Hen.”

    Kalian suka Mickey Mouse? Karakter apa dari Disney yang kamu suka?
    Saya sendiri tidak memuja karakter-karakter tertentu, tapi saya ingat sekali waktu kecil saya suka My Melody dan Little Twin Stars yang tahun ini berusia 50 tahun! Kedua karakter ini dari Sanrio.

    Saya pernah menulis tentang karakter tikus yang lain, kalau berminat silakan baca di sini:
    https://twilightexpress.wordpress.com/2008/09/20/mengapa-harus-tikus-sih/

    Hari ini juga ulang tahun 3 orang penting dalam organisasi yang saya buat: Indonesia Bunka Center. Selamat ulang tahun, ya!

  • Senyum hari ini

    Yappari saya senang bekerja sebagai dosen! Hari ini saya tersenyum dua kali. にこにこniko-niko!

    Ada seorang mahasiswi yang kawaii, manis di kelas Dasar. Sejak semester genap ini, dia selalu menyambutku dengan senyum dan celetukannya sering membuatku tersenyum.

    Hari ini dia berkata: “Sensei, anting-antingnya bagus!”. Karena hari ini saya pakai anting-anting berbentuk hati merah darah. Memang saya suka anting ini. Lalu dia berkata macam-macam dan yang membuatku tertawa dia berkata,” Aku ingin pergi berwisata sama sensei deh. Pasti menyenangkan!”

    Loh… baru pertama kali ini aku “diajak” berwisata oleh mahasiswa.

    Lalu saya bilang, “Kalau begitu kita pergi ke iluminasi di Yomiuri Land saja (dekat kampus), pasti bagus. Saya sudah pernah sih ke sana.”

    Tapi saya tambahkan…” kalau pergi cewe-cewe saja, kan tidak menarik! Ajak yang cowo-cowo juga!” hahaha… ini dosen atau mak comblang sih.

    Tapi, saya pikir apa salahnya memupuk persahabatan antar mahasiswa, kan? Orang Jepang itu paling sulit bergaul, jadi perlu sedikit “percikan” supaya bisa bergaul. Soal nanti jadian, mah bukan urusan saya 😀

    Senyum yang kedua, waktu saya menerima DM di Instagram dari ibunya mahasiswa. Mahasiswa yang bernama ID ini memang rajin dan sering berbincang dengan saya di waktu istirahat. Dan dia yang mengenalkan bahwa ibunya punya IG dengan foto-foto anjing peliharaannya. Saya follow dan kadang beri like juga. Baru tadi si Ibu memperkenalkan diri dan mengatakan bahwa anaknya selalu cerita tentang sensei dan selalu senang bertemu sensei. Sensei bijin! (Sensei cantik!)

    Nah, loh… pertemanan aku jadi meluas ke orang tua mahasiswa, nih. Padahal aku yakin si ortu ini pasti lebih muda usianya dari saya. OMG mungkinkah sebentar lagi aku berteman di IG dengan anaknya mantan mahasiswa? huhuhu…

    Anyway, senyum itu penting, dan saya usahakan untuk selalu tersenyum, meskipun untuk hal yang sepele.

  • Kongres Bahasa deMiyashita

    Sebuah tulisan persis tanggal ini 28 Oktober 2 tahun yang lalu.

    Malam ini, kami makan malam bertiga di resto dekat rumah, karena papa Gen ada acara lain. Dan kami membahas mengenai pengajaran bahasa bagi anak-anak yang orang tuanya beda bahasa, atau tinggal di negara lain.

    (Riku) “Anak-anak pengungsi itu kasihan, karena mereka harus berbicara dengan bahasa tempat tinggal mereka, padahal orang tuanya juga tidak berbahasa itu”

    (Kai) “Aku tidak suka ada beberapa teman yang orang Jepang, tapi sehari-hari pakai bahasa Inggris, dan seakan menganggap kami yang tidak bisa berbahasa Inggris itu bodoh”

    (Riku) “Ya, ya… itu banyak loh. Orang Jepang berbahasa Inggris, tapi…. levelnya level percakapan, lo. Coba mereka disuruh menulis skripsi pakai bahasa Inggris, belum tentu bisa. Jadi mestinya seorang anak punya SATU bahasa, yang mereka kuasai benar-benar. Bahasa keduanya nanti, kalau mereka sudah kuat dasarnya!”

    (Imelda) ” Makanya mama hanya memakai bahasa Jepang di rumah, supaya kalian waktu kecil tidak bingung. Meskipun konsekuensi kalian jadi sulit belajar bahasa Inggris hehehe”

    (Riku) “Aku berterima kasih sama mama. Aku bisa ranking satu pelajaran bahasa Jepang, padahal mamaku bukan orang Jepang. Dan waktu kecil aku ke Indonesia, mama bisa menjelaskan bahasa Indonesia DALAM bahasa Jepang, sehingga aku bisa mengerti.

    (Imelda) ” Jadi menurut kamu, kalau belajar bahasa harus bagaimana?”

    (Riku) “1. Ada buku tata bahasa yang BAGUS. 2. Ada kamus yang bagus, dan 3. Ada buku bacaan yang bagus. Sehingga orang bisa belajar sendiri, TANPA perlu guru!”

    (Imelda) ” (Lah terus mama kerja apa? :v:v) Riku bisa belajar sendiri, tapi tidak semua orang bisa belajar sendiri (dan perlu mama 😃 )

    Masih banyak yang kami bahas, termasuk BAGAIMANA orang tua mengharapkan anaknya PINTAR bahasa asing, PADAHAL orang tuanya sendiri TIDAK BISA atau setengah-setengah.

    Saran kami : Pelajari bahasa tempat tinggal Anda dahulu, demi kesehatan mentalmu. Pelajari bahasa orang tuamu, demi kasih sayangmu. Bahasa lainnya belakangan saja 😃

    Selamat Sumpah Pemuda,

    Selamat (Kongres) Bahasa Indonesia

    Tentang Riku : dia rangking satu seluruh sekolah untuk bahasa Jepang. Bahasa Inggris biasa saja. Karenanya dia tidak mau mendaftar masuk AGU (Aoyama Gakuin University) karena tidak pede dengan bahasa Inggrisnya. Eh ternyata malah di Ujian Terpusat dia bisa masuk AU dengan bahasa Inggris dan Bahasa Jepang yang mendapat nilai tinggi.

    Tentang Kai: dia rangking satu untuk IPS dan rangking atas untuk Bahasa Jepang. Bahasa Inggris rata-rata saja. Semoga dia bisa masuk universitas yang memungkinkan dia menggunakan kemampuan bahasa Jepangnya. Ya, April tahun depan mestinya dia masuk universitas.

    Buku menarik yang sebetulnya “alaaah kok gitu aja ditulis?”
    Tentang judul buku yang dicari di perpustakaan tetapi salah diingat. Mirip-mirip tapi salah!
    Dan buku ini pasti laku, karena pasti ada di setiap perpustakaan di Jepang.
  • Hari Blog dan Pekan Membaca 2025

    Selamat Hari Blogger Indonesia 27 Oktober 2025!

    Saya mulai menulis blog sejak 28 April 2005 di Blogspot dengan nama 13tahun. Setelah itu membeli domain sendiri dengan platform wordpress di sini sekitar bulan Februari 2008.

    Dan keinginan untuk menulis itu sebetulnya timbul karena saya masih merasa kurang bisa menulis. Saya mulai menulis dengan menerbitkan sebuah buku readers tingkat menengah untuk kursus bahasa Indonesia di Keio Univ. justru berkat dorongan Prof. Funada. Buku itu sempat dipakai sampai beberapa tahun setelah saya keluar dari Keio. Terima kasih banyak untuk dorongannya, Sensei.

    Saya mulai pakai wordpress pada tahun 2008, 17 tahun yang lalu!

    Blog saya namakan Twilight Express sesuai dengan nama kereta Twilight Express yang beroperasi dari Osaka sampai Hokkaido. Tetapi sekarang namanya berubah menjadi Twilight Express Mizukaze. Dan mungkin keinginan untuk menaiki kereta ini tidak akan terwujud, karena tiketnya yang mahal sekali. Dengan uang yang sama, saya bisa mudik ke Jakarta! Jadi mending ke Jakarta, kan?

    Tapi awal tahun ini, semua isi blog TE saya pindah ke https://twilightexpress.wordpress.com/ dan saya mulai baru dengan tulisan baru di sini. Tentu ini juga dilengkapi dengan blog khusus budaya Jepang di https://coutrier.wordpress.com/

    Kebetulan juga hari ini di Jepang adalah 「文字・活字文化の日」”Hari Budaya Huruf dan Kegiatan Baca-Tulis-Penerbitan” sebagai awal dari Pekan Baca yang diadakan setiap tahun mulai 27 Oktober sampai 9 November.

    Pekan Baca pertama diselenggarakan pada tanggal 17 November 1947, tak lama setelah perang berakhir, dengan bekas luka perang yang masih membekas di mana-mana. Pekan Baca ini dihadiri oleh penerbit, distributor, toko buku, perpustakaan umum, serta organisasi media surat kabar dan penyiaran, dengan tekad untuk “menciptakan bangsa yang damai dan berbudaya melalui kekuatan membaca.”

    Sambutannya luar biasa, dan sejak acara kedua di tahun berikutnya, periode tersebut diperpanjang dari 27 Oktober hingga 9 November (periode dua minggu yang berpusat pada Hari Kebudayaan 3 November), dan gerakan tersebut menyebar ke seluruh negeri Jepang.

    Pekan Membaca sejak saat itu ditetapkan sebagai acara nasional di Jepang, dan Jepang telah menjadi salah satu dari “negara dengan jumlah pembaca buku” terbanyak di dunia. Saya pernah presentasi tentang Literasi Jepang dan akan saya perbaiki terus isinya.

    Kini, dengan perkembangan media elektronik, arus informasi di seluruh dunia sedang mengalami transformasi besar. Namun, selama buku masih digunakan oleh manusia, buku akan terus memainkan peran penting dalam memelihara dan membentuk kemanusiaan pada hakikatnya.

    Slogan Pekan Baca tahun ini adalah こころとあたまの深呼吸 yang bisa diterjemahkan menjadi “Tarik Napas Dalam untuk Hati dan Kepala”

    Sudah beli dan baca buku apa?

    Buku yang baru saya beli, untuk penelitian si R. Harganya? 2 buku 2 juta rupiah saja booooo.
  • Bagaimanapun juga, kuingin bertemu denganmu!

    Penyanyi Go Hiromi berulangtahun hari ini tanggal 18 Oktober yang ke 70! Selamat ya …..

    Sudah opa tapi masih “lincah”. Bahkan saya baru baca bahwa dia mengadakan konser sejak bulan Mei lalu, sampai besok untuk memperingati “70 YEARS a GO”! mantap deh.

    Tentu kalau lihat mukanya dari dekat, terlihat keriputnya. Rambut mungkin dicat, tapi geraknya masih aktif sih. Hebat euy.

    Ada salah satu lagunya yang lumayan aku suka berjudul “Aitakute shikatanai” Apa boleh buat, aku masih ingin bertemu denganmu ….

    Shikatanai ini biasanya diterjemahkan “apa boleh buat”, tapi untuk lagu ini mungkin lebih cocok diganti dengan “bagaimanapun juga”….

    Ini terjemahan bebasnya

    Saat kau bilang “saya sudah tidak bisa lagi!”

    Aku hanya bisa menatapmu saat kau menangis.

    Aku merasa tak pantas untukmu. Itu perasaanku.

    Tapi bagaimanapun juga, aku ingin bertemu denganmu

    aku tak bisa menahannya.

    Ada perasaan yang tak bisa kubendung.

    Aku bagaimanapun juga ingin bertemu denganmu sekarang,

    aku tak bisa menahannya.

    Aku ingin menghapus air mata ini.

    もうだめだと言ったとき 泣いた君をただ見つめてた

    僕は君にふさわしくない そんな気がしたんだ

    でも逢いたい 逢いたくてしかたない

    抑えきれない気持ちがある

    いま逢いたい 逢いたくてしかたない

    あの涙をぬぐいたい

    Rambut panjangmu, yang sangat kusukai,

    terus berpaling entah ke mana di kota ini.

    Aku hanya ingin melupakan, jadi aku memilih orang lain.

    Tapi bagaimanapun juga, aku ingin bertemu denganmu,

    aku tak bisa menahannya.

    Aku bisa menyalahkan diriku sendiri atas ketidakpastian ini.

    Bahkan sekarang, di sudut jalan tempat kau menghilang,

    aku merasa seperti sendirian selamanya.

    とても好きな長い髪 街のどこかふりむいてばかり

    忘れたくて別の誰かを 僕は選んだだけ

    でも逢いたい 逢いたくてしかたない

    こんな迷いは責めればいい

    いまも君が消えたあのまちかどに

    ずっとひとりいるようさ

    Bibir yang tak mengucapkan selamat tinggal itu.

    Apakah kau hidup, merangkul hari-hari bahagia yang kuimpikan?

    Tapi bagaimanapun juga aku ingin bertemu denganmu, aku tak bisa menahannya.

    Dengan aromamu yang masih tercium,

    peluklah aku erat, peluklah aku sekali lagi.

    Andai aku bisa memanggil namamu dengan lembut.

    Aku bagaimanapun juga ingin bertemu denganmu.

    Jika aku dapat melakukannya sekali saja, aku akan menghapus air mata itu.

    さよならにふれずにいた唇は

    夢に見てた幸せな日々 抱きしめて暮らしているかい

    でも逢いたい 逢いたくてしかたない

    君の香りが残ったまま

    つよく抱いて もう一度抱きしめて

    そっと名前呼べるなら

    君に逢いたくてしかたない

    もう一度だけできるなら

    あの涙を ぬぐうから

  • Musik Kenangan

    Jumat lalu saya mengajar kelas dasar di Univ S, tentang kata kerja berimbuhan me-. Saya menanyakan hobi mereka, dan waktu ada yang menjawab mendengar musik dan menyanyi di Karaoke, kesempatan untuk mengetahui selera anak remaja sekarang.

    Ternyata tidak banyak yang mengikuti perkembangan musik di Jepang, bahkan mereka lumayan mengetahui grup band lama seperti Glay dan Oasis. Duh….

    Musik itu memang evergreen, ya. Berlaku untuk semua zaman. Ada beberapa lagu yang mewakili perasaan atau bahwa peristiwa.

    Kebetulan hari ini saya membuka memori di FB dan menemukan foto tepat 8 tahun lalu, ketika saya bersama seorang sahabat pergi ke Blue Note Tokyo untuk menonton pertunjukan Ono Lisa.

    Saya jarang sekali pergi ke konser. Saya tidak suka keramaian! Keadaan penuh orang membuat saya merasa sulit bernapas dan khawatir bagaimana jika saya perlu ke WC. Tapi konser di Blue Note itu terbatas. Semua harus duduk di mejanya masing-masing. Pertunjukan untuk orang dewasa. Jadilah saya pesan sebuah meja terdepan di bagian samping, karena bagian tengah sudah penuh. Itupun mahal 😀 Mungkin pengeluaran saya hari itu semalam termahal untuk memanjakan diri-sendiri selama saya hidup. Dan, ya, saya sangat menikmati alunan suara dan gitar Ono Lisa malam itu.

    Jadilah setelah pulang ke rumah, saya memasang lagu-lagu nostalgia dari John Denver, Don McLean, Dan Hill sampai Barry Manilow….. sambil menyanyi mengikuti liriknya. Bahayanya mendengar lagu-lagu ini adalah membuat saya sedih, mengingat kehidupan masa kecil dan remaja yang penuh kenangan.

  • Seandainya bisa bertemu dalam mimpi

    **seandainya aku bisa bertemu kamu dalam mimpi

    alangkah senangnya

    dan aku ingin tidur terus

    sampai aku bisa bertemu kamu lagi

    Kamu jauh dariku

    dan jika aku rindu padamu

    aku menutup kelopak mataku

    **

    Kuterlelap dalam tidur berwarna ungu muda

    dan saya berlari mencarimu

    **

    Angin musim semi dengan lembut

    mengusap pipi kananku

    Kamu selalu kembali pada diriku

    **

    sekarangpun aku memeluk bantal

    dan tidur

    jika aku bisa bertemu kamu

    waktu itu tolong peluk daku erat-erat

    aku mohon

    **

    Judul asli 夢で逢えたらyume de aetara.

    Lagu ini sebetulnya dinyanyikan pertama kali oleh Yoshida Minako, dan banyak dinyanyikan kembali oleh artis lain. Tapi saya paling suka versi Morioka Shouko, karena cocok dengan suaranya yang lembut dan “membuat ngantuk”. Lagu ini populer kembali karena dipakai sebagai lagu iklan TV.

    Terjemahan bebas oleh Imelda EVC.

    Cocok buat mereka yang sedang bepacaran jarak jauh deh hihihi