Lukas 2
| Lukas 2 | |
|---|---|
Lukas 6:4-16 pada Papirus 4, yang ditulis sekitar tahun 150-175 M. | |
| Kitab | Injil Lukas |
| Kategori | Injil |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Baru |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 3 |
Lukas 2 (disingkat Luk 2) adalah pasal kedua Injil Lukas pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen. Disusun oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.[1][2]
Teks
[sunting | sunting sumber]- Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
- Sejumlah naskah tertua yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah
- Papirus 4 (~ 150-175 M; terlestarikan: ayat 1, 6-7)
- Codex Vaticanus (~325-350 M)
- Codex Sinaiticus (~330-360 M)
- Codex Bezae (~400 M)
- Codex Washingtonianus (~400 M)
- Codex Alexandrinus (~400-440 M)
- Codex Ephraemi Rescriptus (~450 M; terlestarikan: ayat 1-4)
- Papirus 42 (abad ke-6/ke-7; terlestarikan: bahasa Yunani ayat 29-32; bahasa Koptik tidak ada)
- Pasal ini dibagi atas 52 ayat.
- Berisi kisah kelahiran Yesus sampai Yesus Kristus berusia 12 tahun.
Tempat
[sunting | sunting sumber]Peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini terjadi di Nazaret, Betlehem dan Yerusalem
Struktur
[sunting | sunting sumber]Terjemahan Baru (TB) membagi pasal ini (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
- Lukas 2:1–7 = Kelahiran Yesus (Matius 1:18–25)
- Lukas 2:8–20 = Gembala-gembala
- Lukas 2:21 = Yesus disunat
- Lukas 2:22–40 = Yesus diserahkan kepada Tuhan - Simeon dan Hana
- Lukas 2:41–52 = Yesus pada umur 12 tahun dalam Bait Allah
Kelahiran Yesus
[sunting | sunting sumber]Ayat 1-7
[sunting | sunting sumber]Referensi silang: Matius 1:18-25
Ayat 1
[sunting | sunting sumber]- Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. (TB)[3]
Ayat 1 bahasa Yunani
[sunting | sunting sumber]Textus Receptus 1894
- Ἐγένετο δὲ ἐν ταῖς ἡμέραις ἐκείναις, ἐξῆλθε δόγμα παρὰ Καίσαρος Αὐγούστου, ἀπογράφεσθαι πᾶσαν τὴν οἰκουμένην.
Transliterasi
- Egeneto de en tais hēmerais ekeinais, exēlthen dogma para Kaisaros Augoustou, apographesthai pasan tēn oikoumenēn
Terjemahan harfiah
- Terjadilah kemudian dalam hari-hari tersebut, keluarlah perintah dari Kaisar Augustus, mendaftarkan semua (orang) di (seluruh) dunia.
Ayat 1 catatan
[sunting | sunting sumber]- "Kaisar Augustus", kaisar Romawi pertama dengan masa pemerintahan 16 Januari 27 SM – 19 Agustus 14 M. Namanya waktu masih muda adalah Oktavianus. Ia baru memakai gelar "Agustus" sejak diangkat oleh Senat menjadi Kaisar ("Caesar", sebenarnya adalah nama keluarga) pada tahun 27 SM. Dalam pemerintahannya "Masa Damai Romawi" (Pax Romana atau Roman peace) dimulai dan berlangsung beberapa abad lamanya. Dalam masa damai ini, "Raja Damai",[4] yaitu Yesus Kristus dilahirkan.[5]
- "perintah": diterjemahkan dari bahasa Yunani: δόγμα dogma (bahasa Inggris: decree), dalam kekaisaran Romawi merupakan suatu "hukum yang harus di laksanakan".[6] Yudea merupakan negeri taklukan Romawi dan Herodes sebagai "raja" memiliki kebijakan untuk tunduk pada Kaisar, sehingga meskipun diberi kebebasan nominal, ia tidak bisa menolak perintah Kaisar untuk mengumpulkan statistik penduduk, bahkan termasuk harta benda, dalam wilayah yang diperintahnya.
- "mendaftarkan": diterjemahkan dari bahasa Yunani: ἀπογράφεσθαι, apographesthai. Kata kerja serupa juga muncul pada Ibrani 12:23. Dalam Alkitab bahasa Inggris Versi Raja James diterjemahkan dengan kata kuno "taxed", dulunya sekadar bermakna "mendaftarkan" ("enroll" atau "list")'[6] atau "meregistrasi" ("register"), tapi pada zaman modern mempunyai konotasi "pembayaran pajak", sehingga muncul kesalahpahaman bahwa pendaftaran ini untuk alasan perpajakan, tetapi kata asli bahasa Yunani tidak ada kaitan dengan pajak.[7]
Dalam laporannya Res Gestae Divi Augusti ("Tindakan-tindakan Agustus Agung" atau "Deeds of the Divine Augustus"), tertulis tentang 3 kali sensus warganegara Romawi yang dilakukan oleh Augustus (menurut pakar sejarah pada tahun-tahun 28 SM, 8 SM dan 14 M):
- "Aku melakukan sensus penduduk. Aku mengadakan lustrum sesudah interval 41 tahun. Dalam lustration ini 4.063.000 warganegara Romawi dimasukkan daftar sensus. Kedua kalinya, pada zaman konsul-konsul Gaius Censorinus dan Gaius Asinius, aku mengadakan lagi lustrum sendirian, dengan konsular kerajaan (consular imperium). Dalam lustrum ini 4.233.000 warganegara Romawi dimasukkan ke dalam daftar sensus. Ketiga kalinya, dengan consular imperium, dan dengan putraku, Tiberius Caesar sebagai sejawatku, aku mengadakan lustrum pada zaman konsul-konsul Sextus Pompeius dan Sextus Apuleius. Dalam lustrum ini 4.937.000 warganegara Romawi dimasukkan daftar sensus."[8]
Sejarawan dari abad ke-5 M, Orosius, mencatat "[Augustus] memerintahkan dilakukan sensus di setiap provinsi di mana saja dan semua orang harus didaftarkan. Maka pada waktu itu, Kristus dilahirkan dan dimasukkan ke dalam sensus Romawi, segera setelah Ia lahir ... Dalam satu nama Kaisar ini semua orang dari bangsa-bangsa besar mengambil sumpah, melalui partisipasi sensus, menjadi bagian dari satu masyarakat."[9] Sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100) tampaknya juga mencatat hal yang sama: "ketika semua orang Yahudi memberikan jaminan niat baik mereka kepada Kaisar, dan kepada pemerintahan raja, orang-orang ini [kaum Farisi] tidak bersumpah, jumlahnya lebih dari enam ribu."[10] Jadi dari konteks ini, sensus yang diadakan atas perintah Kaisar Agustus ini adalah untuk menyatakan kesetiaan (census of allegiance) bukan untuk pajak, dan dilaksanakan kira-kira satu tahun sebelum kematian raja Herodes.[11]
- "seluruh dunia": diterjemahkan dari bahasa Yunani: οἰκουμένην, oikoumenēn, yang bermakna harfiah "dunia yang berpenduduk" (bahasa Inggris: "the inhabited world"), dijumpai dalam Hyperides, Eux. 42 (mungkin Liddell and Scott), dipakai dalam Septuaginta untuk menerjemahkan kata-kata Ibrani תֵּבֵל dan אֶרֶץ, serta dalam ayat-ayat Lukas 4:5; Lukas 21:26; Kisah Para Rasul 24:5; Roma 10:18; Wahyu 16:14; Ibrani 1:6 (πᾶσα ἡ οἰκουμένη, Josephus, b. j. 7, 3, 3); ὅλῃ ἡ οἰκουμένη, Matius 24:14; Kisah Para Rasul 11:28 (dalam artian yang sama pada Yosefus, Antiquitates 8, 13, 4 πᾶσα ἡ οἰκουμένη;[12] Kisah Para Rasul 17:6, 31 (Mazmur 9:9); ; ἡ οἰκουμένη ὅλῃ, seluruh manusia, Wahyu 3:10; Wahyu 12:9.[13] Ini kata yang sama dengan "ekumene", οἰκουμένη, œcumenè,— juga membentuk kata "ekumenis" atau "ekumenikal" untuk dewan-dewan gereja; dalam ayat ini dan seluruh Perjanjian Baru mengacu pada Kekaisaran Romawi. Jadi perintah Augustus adalah untuk sensus umum.[7]
Ayat 2
[sunting | sunting sumber]- Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. (TB)[14]
Ayat 2 bahasa Yunani
[sunting | sunting sumber]Textus Receptus 1894
- αὕτη ἡ ἀπογραφὴ πρώτη ἐγένετο ἡγεμονεύοντος τῆς Συρίας Κυρηνίου.
Transliterasi
- hautē hē apographē prōtē egeneto hēgemoneuontos tēs Syrias Kyrēniou.
Terjemahan harfiah
- Ini pendaftaran pertama (/sebelum) terjadi (waktu) memerintah di Siria (oleh) Kirenius.
Ayat 2 catatan
[sunting | sunting sumber]- Kirenius (bahasa Yunani: Κυρήνιος; nama dalam bahasa Latin: Publius Sulpicius Quirinius) merupakan pejabat penting pada zaman Kaisar Agustus dan ditugaskan mengurus militer Romawi di Siria, yang wilayahnya meliputi Yudea, pada dua masa jabatan: tahun 6 sampai 4 SM, dan tahun 6 sampai 9 M.[5]
- "Pendaftaran yang pertama kali": Ada yang menerjemahkan "...pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius..." dari bahasa Yunani ἀπογραφὴ πρώτη sebagai "...pendaftaran yang diadakan sebelum Kirenius...", berhubung pemakaian kata "proto" yang dapat diterjemahkan sebagai "paling awal", atau "sebelum".[15] Dalam sejarah diketahui jelas dari catatan Romawi bahwa Kaisar Agustus memerintahkan pendaftaran sebanyak 3 kali, yaitu tahun 28 SM, 8 SM dan 14 M, tetapi ini hanya untuk pernyataan kesetiaaan (allegiance). Selain itu ada juga sensus-sensus tingkat provinsi yang dilakukan pada masa pemerintahan Agustus, terutama untuk orang yang bukan warganegara Romawi dengan tujuan untuk perhitungan pajak. Suatu sensus pajak semacam itu dicatat dilaksanakan oleh Kirenius pada tahun 6 M (satu dekade setelah kematian Herodes Agung; pada tahun Arkhelaus dipecat dari jabatannya sebagai raja Yudea, dan provinsi Yudea diambil alih oleh pemerintah Romawi). Dicatat oleh sejarawan Flavius Yosefus bahwa sensus pajak ini dilaksanakan oleh Kirenius, sewaktu masih menjabat sebagai gubernur Siria serta diberi wewenang sementara atas Yudea juga sampai kedatangan gubernur dari Roma. Lukas juga menyinggung mengenai sensus ini di kitabnya yang lain yaitu Kisah Para Rasul 5:37. Jadi, memang dilakukan sejumlah pendaftaran, tetapi tidak ada pendaftaran untuk pajak di sekitar masa Kelahiran Yesus. Yang ada hanya pendaftaran untuk kesetiaan yang langsung diperintahkan oleh Kaisar Agustus sendiri.[11] Barnes mengutip Dr. Lardner yang berpendapat bahwa, "Ini adalah sensus "pertama" oleh Kirenius, gubernur Siria," untuk membedakan dengan sensus yang "kemudian" seperti tercatat dalam Kisah Para Rasul 5:37.[6]
Ayat 3
[sunting | sunting sumber]- Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. (TB)[16]
Ayat 4
[sunting | sunting sumber]
- Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud. (TB)[17]
Pernyataan ini saling menguatkan dengan catatan Injil Matius yang menulis bahwa:
Kedua hal ini merupakan prasyarat Mesias seperti yang dicatat dalam Injil Yohanes pasal 7 ayat 42:
- Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal.[20]
Perjalanan dari Nazaret di wilayah Galilea ke Betlehem di wilayah Yudea jauhnya 90 mil (140 km) dan saat itu ditempuh dalam waktu sekitar 3 hari.[21]
Ayat 5
[sunting | sunting sumber]- "didaftarkan bersama-sama" (bahasa Yunani: ἀπογράψασθαι σὺν, apograpsasthai syn): ada yang menafsirkan "untuk perhitungan pajak" sesuai kebiasaan tujuan dilakukannya suatu sensus (Versi Raja James: bahasa Inggris: to be taxed with), tetapi sebenarnya hanya berarti "ditulis atau dicatat (namanya)" dan bisa jadi hanya untuk menyatakan kesetiaan (bahasa Inggris: allegiance; lihat catatan pada ayat 1).
- "Maria, tunangannya" (bahasa Yunani: Μαριὰμ τῇ μεμνηστευμένῃ αὐτῷ γυναικὶ, Mariam tē menēsteymenē autō gynaiki, mnēsteuō: dijanjikan untuk menikah, gynē: istri): istrinya yang dijanjikan untuk menikah dengannya (Versi Raja James: bahasa Inggris: Mary his espoused wife). Injil Matius mencatat bahwa Maria dan Yusuf masih bertunangan ketika Yesus mulai dikandung.[23] Maria dan Yusuf pergi bersama-sama menunjukkan mereka sudah menikah, tetapi tidak berhubungan sebagai suami istri sampai setelah Yesus lahir.[24]
- "yang sedang mengandung" (bahasa Yunani: οὔσῃ ἐγκύῳ, ousē enkyō): menurut struktur kalimat, anak ini bukan dari Yusuf.[21]
Ayat 7
[sunting | sunting sumber]- Dan ia (Maria) melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (TB)[25]
- Kata-kata "dibungkus dengan lampin" (bahasa Yunani: ἐσπαργάνωσεν, esparganōsen) dan "terbaring" (bahasa Yunani: ἀνέκλινεν, aneklinen) "di dalam palungan" (bahasa Yunani: ἐν τῇ φάτνῃ, en tē phatnē) terulang di ayat 12 di dalam perkataan malaikat kepada para gembala, serta kata "palungan" ditegaskan lagi dari apa yang dilihat oleh para gembala di ayat 16.
- "Penginapan" (bahasa Yunani: καταλύματι, katalymati) tampaknya adalah ruangan di perteduhan umum, bukan bangunan yang mempunyai kamar-kamar.[21]
Ayat 8
[sunting | sunting sumber]- Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. (TB)[26]
Ayat 11
[sunting | sunting sumber]- [Kata malaikat itu kepada para gembala:] "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." (TB)[27]
- "Kota Daud" (bahasa Yunani: πόλει Δαβίδ, polei Dabid) di sini adalah Betlehem, Yudea (Lukas 2:4). Di bagian lain dapat berarti Yerusalem, misalnya 2 Samuel 5:7.[21]
- "Juruselamat" (bahasa Yunani: σωτὴρ, sōtēr), "Kristus" (bahasa Yunani: Χριστὸς, Christos), "Tuhan" (bahasa Yunani: κύριος, kyrios): Tiga gelar ini bersama-sama menyimpulkan pekerjaan penyelamatan Yesus dan keagungan kedudukan-Nya. Allah disebut sebagai "Juruselamat" di Lukas 1:47, di sini Yesus yang disebut demikian. "Kristus" berarti "yang diurapi" (dalam bahasa Ibrani: "