Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Thursday, October 25, 2018

Revered Back by Inggrid Sonya

Judul : Revered Back
Penulis : Inggrid Sonya
Editor : Pradita Seti Rahayu
Penerbit : PT. Elex Media Komputindo
Jumlah halaman : vi + 412 halaman
Diterbitkan pertama kali : Tahun 2015





"Perasaan yang terlalu lama diendap dalam-dalam tanpa balasan itu menyakitkan" (halaman 3)


Revered Back menceritakan tentang Ranjana Putri Gantari (Jana) yang memiliki perasaan khusus pada Dimi. Jana begitu mengenal Dimi. Jika dianalogikan, Dimi adalah benda sedangkan Jana adalah bayangannya. Dalam kesehariannya, Jana adalah siswi yang semena-mena terhadap orang lain. Apalagi jika ada yang ngomongin Jana di belakang dan ketahuan. Oleh karenanya, Jana dijuluki Dewi Medusa oleh siswa lain.

Jana hanya mau mendengarkan kata-kata Dimi. Mengingat kelakuan Jana, Dimi harus bersedia menjadi rem demi melindungi orang yang disukainya. Apa yang disembunyikan Dimi nyatanya terendus juga oleh Jana. Kedekatan Dimi dengan Gwen diketahui oleh Jana. Karena kesal dan merasa dibohongi, Jana pun mencelakai Gwen--hal yang akhirnya ia sesali.

Thursday, September 27, 2018

Satu Ruang by Aqessa Aninda

Judul : Satu Ruang
Penulis : Aqessa Aninda
Editor : Pradita Seti Rahayu
Tahun terbit : 2017
Penerbit : Elex Media Komputindo
Jumlah halaman : 450 halaman



Satrya, cowok ganteng (cogan) berkacamata yang sampai saat ini belum bisa move on sepenuhnya dari Alisha. Dari zaman SKPL sampai novel ini terbit, doi masih gitu-gitu aja, belum move on. Pfft. Dari luar kelihatan sebagai cogan pintar nan humoris, tapi aslinya suka baper kalau urusan hati. Nurut banget sama kakaknya yang kata doi udah kayak Mak Lampir, dan sering diajak jadi anggota pelengkap cewek-cewek pemburu promo Sbux.

Kinan, cewek cuantik mirip princess-princess yang ada di kartun Disney, lembut, rapuh, dan agak tertutup. Meskipun tertutup, kalau dia merasa nyaman dengan seseorang, bisa juga cerita panjang, hehe. Seleranya klasik banget, mulai dari musik sampai cara berpakaiannya, tapi sama sekali tidak melunturkan kecantikan parasnya.

Friday, August 31, 2018

Someday by Winna Efendi

Judul: Someday
Penulis: Winna Efendi
Editor: Gita Romadhona
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: Cetakan pertama, 2017
Jumlah halaman: vii + 400 halaman
*baca di google play books*



Kadang manusia harus membuat pilihan-pilihan yang salah sebelum menemukan pilihan yang terbaik. Harus terjatuh dulu, agar tahu rasanya bangkit.

Novel ini berkisah tentang sepenggal kehidupan Chris. Gadis tomboi yang skeptis pada cinta. Chris berkaca pada kehidupan orang tuanya, keluarganya. Seingat Chris, awalnya pertengkaran kedua orang tuanya sering kali berkisar seputar Colin. Dia adalah adik kandung Chris yang memiliki Trysomi 21. Sebuah kelainan genetik yang menyebabkan Colin mengalami keterbelakangan fisik dan mental.

Aku tidak ingin seperti Milo, yang terus mengecek ponsel setiap kali mengirimkan pesan kepada Kak Mel, menanti-nanti jawabannya dengan penuh harap. Aku tidak ingin menunggu kepastian untuk sebuah jawaban mengenai perasaanku. (Halaman 10)

Setidaknya Chris masih beruntung karena memiliki Milo, sahabatnya dari kecil. Tidak ada rahasia di antara mereka, sampai Chris dekat dengan Arthur Soembardi atau yang biasa dipanggil Art. Art yang misterius tapi mengagumkan, bagi Chris. Lucunya, kedekatan Chris dengan Art momennya tidak jauh berbeda dengan kedekatan Milo dengan Kak Mel, wanita idaman Milo sejak pertama kali menginjakkan kaki di SMA Pelita. 

Thursday, August 23, 2018

Midnight Prince by Titi Sanaria

Judul: Midnight Prince
Penulis: Titi Sanaria
Penyunting: Dion Rahman
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 270 halaman
Tahun terbit: 2018
*baca di google play books*




Orang bilang kehidupan itu berputar seperti roda. Suatu waktu kita akan merasakan hidup "di atas" dan di waktu yang lain sangat mungkin kita berada di posisi bawah. Perputaran ini dialami oleh Mika Dewinta. Dia dulunya anak manja dari kalangan keluarga yang berada.

Perubahan itu terjadi ketika Mika mulai kuliah di jurusan kedokteran. Ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal. Usaha keluarga mereka juga bangkrut. Kehidupan sosial Mika dan keluarga memburuk, hanya Kinan dan keluarganya yang masih bersedia berdiri di sisinya.

Mika bekerja di sebuah rumah sakit milik keluarga yang telah menghancurkan kehidupan adiknya. Bukan untuk membalas dendam, tapi dia hanya ingin tahu bagaimana wajah keluarga itu. Namun, keinginannya lenyap seketika setelah tahu bahwa Kinan memiliki hubungan dengan anak sulung keluarga pemilik rumah sakit.

Thursday, June 04, 2015

It's (Not) My Story by Neni Jahar

Judul: It's Not My Story
Penulis: Neni Jahar
Ilustrasi sampul: Eduard Iwan Mangopang
Editor: Irna Permanasari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 208
Tahun terbit: 2014
ISBN: 978-602-03-0836-4




Kisah menegangkan ini bermula dari Mika dan Eriz yang sepakat membuat sebuah novel duet bergenre thriller. Sebelumnya, cerpen mereka berdua dimuat dalam majalah kampus. Inilah yang membuat kedua sahabat itu pede untuk menelurkan sebuah novel. Mereka pun memikirkan ide yang unik untuk novel perdana ini. Bagaimanakah sebaiknya kisahnya akan bermula?

Sebenarnya, selain Mika dan Eriz, ada satu orang anggota geng lagi, yaitu Naoki. Naoki ini laki-laki ya. Dan satu lagi seekor Kutu Loncat, sebut saja Kucat. Nama aslinya sih Karla. Dia pengen banget nempel terus sama Naoki. Jadilah Mika dan Naoki berpura-pura pacaran. Mika ini nggak sukanya minta ampun sama Kucat.

Tuesday, April 07, 2015

1/6 by Flazia

Judul: 1/6
Penulis: Flazia
Desainer: Jang Shan & Lisa Fajar S.
Penata isi: Abdurrahman
Penerbit: Grasindo
Jumlah halaman: 232
Tahun terbit: 2014
ISBN: 9786022517191






Cerita bermula dari tergila-gilanya Samantha Arin dengan seseorang yang nama panggilannya sama dengannya Samuel, dari SMU Saitama. Suara berat pemuda itu menjadi semacam obat penenang bagi Samantha. Demi mendengar suara merdunya, Sam rela meminjam telepon orang-orang di sekitarnya, bahkan menggunakan telepon umum untuk menghubungi Samuel, mendengarnya berkata "halo", lalu menutup telepon itu lagi.

Latar waktu melompat ke beberapa tahun kemudian dan menceritakan kegiatan Samantha sebagai seorang mahasiswi jurusan kedokteran. Kemudian, tanpa sengaja bertemu dengan seorang aktor dan personel band terkenal Kai Takahashi. Pertemuan pertama Sam dengan Kai Takahashi meninggalkan kesan yang kurang baik pada diri mereka berdua. Orang bilang first impression itu kan penting banget ya, lha ini ketemu pertama malah berantem. Kai menuduh Sam bersandiwara atas ucapan berdukanya karena kematian kakek Kai, sedangkan Sam malah menyuruh Kai untuk mati. Duh! Ternyata saat itu nametag Himeka masih masih menempel di jas dokter yang dipakai Sam--Sam dan Himeka bertukar jas sebelumnya. Jadilah yang diingat Kai adalah gadis itu bernama Himeka.

Thursday, March 26, 2015

Cinta Sehangat Pagi by Aimee Karenina

Judul: Cinta Sehangat Pagi
Penulis: Aimee Karenina
Editor: Donna Widjajanto
Desain sampul: Suprianto
Tata letak isi: Shinzy & Fajarianto
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 216
Tahun terbit: 2014
ISBN: 978-602-03-0924-8





Malam itu lagi-lagi Nino mengajak Selma menikah. Dan lagi-lagi dengan cara yang beneran-lo-ngajak-gue-nikah-dengan-cara-dan-situasi-kayak-gini. Nino Fahim Santos dan Selma Zafir memang baru (eh! sudah, menurut Nino) delapan bulan berpacaran. Sudah delapan kali pula Nino melamar Selma. Satu lamaran tiap bulan.

"Kalau nggak main-main, namanya apa? Kamu pernah mengajakku menikah saat kita terjebak macet, nonton film horor, dan sekarang di restoran mi? Mungkin selanjutnya kamu akan mengajakku menikah saat kita mengantre di kasir!" (hal. 11)

Nino dan Selma berkenalan dan akhirnya dekat karena ikan Paus. Nino saat itu sedang menjadi pembicara karena pengalamannya mengikuti kampanye pelestarian ikan Paus yang dinamai Viking Wars. Sedangkan Selma yang baru-baru ini mengikuti kegiatan konservasi ikan Paus, begitu "nyambung" berinteraksi dengan Nino soal pengalamannya itu.

Monday, March 16, 2015

Bintang Jatuh by Silvarani

Judul: Bintang Jatuh
Penulis: Silvarani
Editor: Gita Savitri
Desain sampul: Suprianto
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 172
Tahun terbit: 2014
ISBN: 978-602-03-0968-2






"Aku tak punya pilihan lain selain memutuskan hubungan dengan Alena yang terus mendesakku untuk menikah. Aku tak bisa melangkahi mbakyuku. Konsentrasi keluarga kami saat ini juga bukan berpusat pada pernikahan, melainkan kesembuhan bapak." (hal. 3)

Untuk mengobati lukanya setelah putus dengan Alena, Bintang memutuskan untuk hijrah ke Yogyakarta, sekaligus melakukan liputan di sana. Ya, Bintang adalah seorang jurnalis yang berprestasi. Memori masa lalunya dengan Alena terus berputar. Alena yang selalu membangga-banggakannya di hadapan orang lain. Agak berlebihan, tapi Bintang tetap menyukainya. Perjalanan menuju Yogyakarta berhasil mendekatkan diri Bintang pada Sang Pencipta. Ah, manusia. Saat sulit memang selalu bisa membuatnya kembali mengingat Tuhannya.

Wednesday, March 11, 2015

Ares by Faiza Afliha

Judul: Ares
Penulis: Faiza Afliha
Editor: Afrianty P. Pardede
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 256
Tahun terbit: 2014
ISBN: 978-602-02-5365-7





Ares Petra Richer, lelaki yang terlahir untuk mewariskan takhta serta harta dari sang ayah. Fisik yang rupawan, anak seorang hartawan, dan dikelilingi banyak gadis membuat dirinya hadir layaknya pangeran tampan di kota metropolitan. Kehadiran putri-putri jelita yang selalu mengelilingi, memuja, dan juga menginginkannya membuat Ares terlena dengan kegemerlapan yang dia miliki. Kegemarannya dalam mempermainkan wanita ia lakoni bahkan sejak ia masih SMP. Lantas, apakah kehidupannya pun dikelilingi oleh tokoh-tokoh dalam negeri dongeng? Misalnya, manusia serigala rakus serta pengkhianat yang siap meluluhlantakkan apa pun miliknya. Apakah putri-putri yang mengelilinginya hanyalah penyihir jahat yang menyamar sebagai wanita cantik? Bagaimanakah ia dapat menemukan putri yang sesungguhnya untuk ia jadikan permaisuri?

Sadar akan segala kelebihan yang ia miliki, makin lama Ares makin asyik berpindah dari satu wanita ke wanita lain. Namun, sejak mendapati Ayahnya berselingkuh, pandangannya terhadap wanita yang cantik dan pandai bersolek pun berubah. Ia ingin mempermainkan mereka. Di tengah banyaknya wanita yang memuja Ares, Erin tidak berlaku demikian. Dialah sahabat Ares yang selalu meledek saat Ares mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran.

Thursday, January 08, 2015

Cinta Abnormal by Sifah Nur

Judul: Cinta Abnormal
Penulis: Sifah Nur
Editor: Pradita Seti Rahayu
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 224
Tahun terbit: 2014





"Guruku bilang, angin dan hujan adalah media pengirim pesan terbaik yang diberikan oleh Tuhan. Karena konon katanya, angin dan hujan itu memiliki kelebihan. Mampu membawa roh. Keduanya sama-sama membawa jiwa orang yang sedang kita pikirkan." (hal. 72)





Selama ini, di kalangan sahabatnya Tifa dikenal dengan remaja yang menyukai pria yang jauh lebih tua dari usianya. Menurut mereka, fenomana ini adalah suatu keabnormalan. Seharusnya Tifa menyukai orang-orang yang seusia atau setidaknya memiliki selisih umur yang sedikit. Di tengah kegalauannya tentang keabnormalan ini, muncul kembali sosok Tian di kehidupan Tifa. Tian adalah sahabat masa kecil Tifa, orang yang selalu memberi dukungan penuh untuk Tifa.

Kehadiran Tian yang cukup intens di kehidupan Tifa, meskipun diselingi dengan riak-riak kecil, mau tidak mau kembali mengangkat memori menyenangkan mereka di masa lalu, termasuk kenangan tentang sebuah rasa yang dipendam oleh keduanya. Tian pun tahu bahwa Tifa lebih mudah jatuh cinta pada pria yang usianya terpaut jauh dengannya, pria yang lebih matang. Akankah Tian menyembuhkan abnormalitas Tifa?

Monday, January 05, 2015

Cinta Rasa Mie Instan by Merry Maeta Sari

Judul: Cinta Rasa Mie Instan
Penulis Merry Maeta Sari
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 192
Tahun terbit: Oktober 2014




"Hubungan kita tuh kayak mi instan itu. Ibarat sebuah pernikahan, kita udah nyicipin bumbu-bumbu pernikahan itu sedikit demi sedikit selama pacaran. Kamu bilang sendiri rasanya bakal hambar kalau bumbu itu sampai habis, kan?"







Daisy sudah lama berpacaran dengan Zian. Kedua orang tua Daisy pun sudah merasa cocok dengan sang pacar. Wajar saja, Zian adalah lelaki yang tampan, pintar, dan sopan; calon menantu idaman lah. Sayangnya Zian belum ingin segera melegalkan hubungannya dengan Daisy karena masih ingin fokus kuliah, berkarier, dan ingin mengumpulkan uang dulu untuk keluarga mereka kelak.

Tuesday, December 09, 2014

Morning, Noon, & Night by Yuli Pritania

Judul: Morning, Noon, & Night
Penulis: Yuli Pritania
Editor: Anin Patrajuangga
Desainer: Chyntia Yanetha
Penerbit: Grasindo
Jumlah halaman: 200
Tahun terbit: 2014














Han Hye Na bertemu dengan Cho Kyuhyun dalam situasi yang bisa dibilang nggak banget. Sang gadis, gosok gigi pun belum, apalagi mandi. Dan dia saat itu sedang berdebat dengan ibunya di halaman, lalu keluarlah kata-kata "Menurut Eomma, bagaimana aku akan punya anak kalau Kyuhyun tidak bisa meloncat ke kamarku untuk menghamiliku?" tepat saat Kyuhyun berdiri di belakangnya. Hebatnya, kalimat ini justru semakin mendekatkan dua keluarga yang bertetangga itu, meskipun Hye Na dan Kyuhyun sebenarnya sering bertengkar, pertengkaran yang manis. :3

Sunday, November 09, 2014

The Chocolate Chance by Yoana Dianika

Judul: The Chocolate Chance
Penulis: Yoana Dianika
Penyunting: Nunung Wiyati
Perancang sampul: Satrio d'Labusiam
Pemeriksa aksara: Pritameani
Penerbit: Bentang Pustaka
Jumlah halaman: 356
Cetakan pertama: Maret 2013











Menurutku, waktu adalah hal yang paling kejam yang bisa mengombang-ambingkan seseorang. Detik ini kau bisa tertawa, tidak menutup kemungkinan bisa saja kau menangis beberapa menit kemudian karena pada dasarnya manusia itu hidup dalam ketidakpastian.

The Chocolate Chance bercerita tentang cinta segitiga antara Juno, Orvala, dan Aruna. Orvala Theobroma adalah seorang penggila coklat, sama seperti ayahnya. Untuk itulah nama belakangnya seperti nama ilmiah tanaman cokelat. Orvala adalah junior Juno di SMA. Setelah insiden "kue tumpah", hati Juno yang keras dan terkenal berwatak pemberontak menjadi luluh. Singkat cerita, mereka pun menjalin hubungan. Di masa lalu, Juno pernah salah memilih teman, akhirnya kini dia sering dikeroyok oleh sekelompok pemuda hingga babak belur.

Ayah pernah bilang kepadaku bahwa hidup itu seperti cokelat. Saat kutanya "mengapa" sambil mengerutkan kening karena bingung, beliau mengatakan bahwa di dalam sebuah minuman cokelat pasti ada rasa manis dan pahit yang menyatu. Namun, rasa yang menyatu itulah yang membuat ketagihan, yang membuat kita tidak bisa berhenti menyesap cokelat. Hidup juga seperti itu. Ada pahit-manis yang dilalui.

Suatu hari, Juno dikeroyok lagi oleh orang tak dikenal. Orvala pun menjenguk kekasihnya di rumah. Bersama Vala, Juno merasa bahagia, tenang, dan tidak merasa kesepian lagi. Saat itu, dia meminta Vala untuk tetap menemaninya hingga mereka ketiduran dan Vala lupa tidak memberi kabar ke rumah. Sementara itu, Ayah Vala ternyata sakit karena terjatuh saat bekerja. Kondisinya tidak semakin membaik dan akhirnya meninggal dunia. Namun, setelah kejadian menginapnya Orvala di rumah Juno, Juno tiba-tiba dikabarkan sudah pergi ke Jerman meninggalkan Vala dalam ketidakpastian tentang hubungan mereka dan duka meninggalnya sang Ayah.

Tuesday, July 15, 2014

Seira & The Legend of Madriva by Sitta Karina

Judul: Seira and the Legend of Madriva (Magical Seira #1)
Penulis: Sitta Karina
Editor: Siti Nur Andini
Ilustrator: Sitta Karina
Penata letak: Masykur Halimun T.
Penerbit: Buah Hati
Jumlah halaman: 240
Cetakan I: Desember 2012



"Uti, Anta 'kan gak pernah mau ngaku kalau dia beneran naksir Zaki. Tapi, bukankah orang kadang susah mengakui apa yang sesungguhnya berkutat di hatinya?" (hal. 29)

Seira Hasanah hidup bak puteri, bergelimang harta, tetapi kurang bahagia karena kedua orang tuanya telah bercerai dan kini hidupnya serba diatur oleh Bunda. Harus ke pesta inilah-itulah, mengenakan gaun merk apalah, belum lagi harus ke salon. Rutinitas yang begitu mengekang dirinya. Hal ini tentu saja membuatnya kalut. Hanya dengan memutar lagu Serenity akan memberikan ketenangan temporer bagi Seira.

Seira memiliki dua orang sahabat di SMU Nasional High, Maruti dan Anta. Keduanya adalah anggota klub cheerleader. Saat ini, Seira sedang disibukkan oleh persiapan prom night sekolahnya, mengingat mereka sebentar lagi akan lulus SMU. Selain itu, dia juga disibukkan oleh pikiran tentang siapa pasangannya di prom night nanti.

Friday, June 27, 2014

Catatan Musim by Tyas Effendi

Judul: Catatan Musim
Penulis: Tyas Effendi
Editor: eNHa
Proofreader: Patresia Kirnandita
Penerbit: GagasMedia
Jumlah halaman: 270
Cetakan pertama, 2012
*Hibah dari Mbak Ziy*



Masih sambil mengoleskan warna pada kanvas itu, aku bergumam, "Bagiku, melukis adalah mengungkapkan sesuatu tanpa membutuhkan kata-kata."
Gadis itu mengulum sebuah senyum tanpa mengangkat wajahnya. "Menerjemahkan, mengungkapkan sesuatu tanpa membutuhkan gambar." (hal. 18)

Pertemuan itu dimulai di sebuah shelter di sebrang Gereja Katedral Bogor ketika hujan sedang turun. Bukan hanya sekali dua kali mereka bertemu. Menunggu hujan reda di shelter seberang Katedral seolah sudah menjadi rutinitas mereka di sore hari. Gema Agasta, Tya Mahani, shelter, dan hujan. Hingga ketika salah satu dari keempat komponen itu tidak ada, ada yang mengganjal dalam hati Gema maupun Tya. Gema adalah seorang penggila seni lukis, sedangkan Tya adalah mahasiswi Sastra Inggris yang bekerja part time sebagai penerjemah novel asing. Bagi Tya, pohon mahoni adalah pohon yang merepresentasikan dirinya, sedangkan Gema direpresentasikan oleh pohon trembesi, pohon hujan.

Monday, May 26, 2014

Adriana by Fajar Nugros & Artasya Sudirman

Judul: Adriana: Labirin Cinta di Kilometer Nol
Penulis: Fajar Nugros & Artasya Sudirman
Penyunting: Azzura Dayana & Nessy Apriyani
Pewajah sampul: Windu Tampan
Penata letak: Novi Khansa
Penerbit: Lingkar Pena
Jumlah halaman: 400
Cetakan I: Januari 2010
*Beli di obralan Gramedia Matraman*


Mamen
Pertemuan pertama di lift Perpustakaan Nasional benar-benar membuatku penasaran dengan sosoknya, gadis cantik berambut sebahu yang bukunya jatuh berserakan saat itu. Alih-alih dijawab langsung, tawaranku untuk bertemu lagi malah dijawab dengan teka-teki.

Jika karpet lift itu berganti lima kali, aku akan menjumpaimu di tempat dua ular saling berlilitan pada tongkatnya, saat proklamasi dibacakan.

Aaaargh, otakku yang kecil ini harus kupaksa untuk bisa menerjemahkan maksud kata-katanya itu. Buntu, kuceritakan hal ini pada Sobar, sahabatku dari SMA yang terkenal pintar dari dulu. Dengan bantuannya, aku berhasil memecahkan teka-teki ini. Namun, di tempat dan waktu yang ditunjukkan oleh teka-teki itu, aku sama sekali tidak melihat sang gadis. Mungkin Sobar salah. Ketika aku kembali ke Perpustakaan Nasional, seorang ibu penjaga perpus memberiku secarik kertas yang juga berisi teka-teki.

Wednesday, January 23, 2013

Orang-orang Proyek

Title: Orang-orang Proyek (Project's People)
Author: Ahmad Tohari
Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Pages: 224 Pages
Published: 2007

***

Many college students are idealist, especially the college activists. But many of them leave the idealism away when they've got their job. Because idealism can destroy their career. But few of them still bind tightly their idealism, so did Kabul.

Kabul was an engineer, in charge to monitor all of the project's activities. But so many things made him anxious. The workers had to make a bridge. Below the bridge, flew Sungai Cibawor (a river). Too many fraud in the project. Fund for buying materials was diminished, so their team could only buy materials with low quality or sometimes second materials. Errr. 

One day, he met Mr. Tarya playing flute near the river. Mr. Tarya was kinda wise and humorous person. Kabul often shares his anxiety with him while fishing, Mr. Tarya's hobby.

The project is funded by the nation. But, the ruling party wanna make this development as a campaign tool for them. They wanted it to be done when the party celebrated their anniversary. The time was too short for constucting the bridge. It could make the bridge under quality. Hadn't finished the project yet, he was asked to give some materials for the masjid renovation. Aaarrrk.

In the project, there was an administrative worker, named Wati. The togetherness between Wati and Kabul made them looked like a couple. In the beginning of the novel, we could see that Wati liked Kabul. She cared about Kabul too much, and was a bit spoiled with him. But Kabul still thought that nothing happened between him and Wati, they were just friends. Moreover, Wati had got a boyfriend, Yos, a college student.

Mak Sumeh, the owner of meals stall near the project, is the provocator for their relationship. She always provoked Kabul to have a relationship with Wati. It made Kabul felt uncomfortable, so he decided to keep of Wati. Communicated with her only when it was needed. But when he looked Wati was scowled, he felt something weird. Was he attracted to Wati?? Could he keep his idealism for being a good engineer?? For not sacrified others life??

***

This novel gives the reader representaion of what happened in New Orde in Indonesia, a dictatorship era. In this era, if you don't do the leader orders you would suspected as the member of PKI or ex-PKI (communist party in Indonesia). Then you will be "cleaned". None will find you. This threat can be frightenned the civilians and make them obey all the leader's order.

It seems that Tohari criticized the government and the civilians trough the dialogue of each characters. He criticized that the civilians must be more courageous. Actually I love the topic, it's about social life, about idealism, and bravery.

Even the author is a litterateur, it doesn't mean his writing's free from typos. There were few typos. But it's meaningless. I can still enjoy my reading. Ah, a point destructs my mood (a bit), too many Javanese (language) that i don't understand. :(

My Rate:


*) lagi nyoba posting pake bahasa Inggris..bahasa itu yes, klo udah lama gak dipake jadinya ya gitu deh.. :( (Any correction? Please contact me: azzahra.annisa15@gmail.com) >> niat bener belajarnye.. XD


Thursday, January 17, 2013

Snow White & The Huntsman

Judul: Snow White & The Huntsman
Penulis: Lily Blake
Penerjemah: Dina Begum
Penerbit: Noura Books
Tebal: 243 halaman
Cetakan kedua, Agustus 2012
Harga: Rp. 37.400 (beli di http://www.bukukita.com)

***








Wujud siapakah yang akan kau kenakan
ketika dihadapkan pada titik penghabisan?
Akhir riwayat sebuah kerajaan
Akhir riwayat kaum budiman
Akankah kau berlari?
Akankah kau bersembunyi?
Atau memburu angkara murka dengan gagah berani?

Pada suatu masa, terjadi serangan oleh prajurit bayangan di kerjaan yang dipimpin oleh Raja Magnus, ayah Snow White. Peperangan itu akhirnya dimenangkan oleh Raja Magnus. Kemudian ia menemukan seorang wanita yang ditawan oleh pasukan tadi. Namanya Ravenna, dialah yang berhasil membuat Sang Raja jatuh cinta lagi setelah kematian istrinya. Pada malam pernikahan mereka, Raja Magnus dibunuh oleh Ravenna kemudian terjadilah pembantaian di istana. Semua orang dibantai, kecuali Snow White, karena Ravenna merasa seperti ada ikatan di antara mereka.

Alur dipercepat ke masa sepuluh tahun kemudian. Snow White yang dikurung di penjara lembab mengingat-ingat tentang William, sahabat masa kecilnya yang juga adalah putera Duke Hammond. Tiba-tiba seorang prajurit datang membawa wanita muda, cantik, bernama Rose, wanita yang memberinya harapan akan keberadaan William. Keberadaan Rose di penjara itu tidak lama sampai Ravenna membutuhkan kecantikan dan kemudaannya. Lalu Rose dikembalikan ke penjara dalam wujud seorang wanita tua yang keriput dan berambut kasar.

Kemudian dua ekor burung Kacer menghampirinya, seolah memberi isyarat agar Snow White cepat kabur dari istana itu. Dan dia berhasil kabur dengan bantuan kedua burung. Prajurit terus mengejarnya hingga Snow White meraih Hutan Kelam. Finn, adik Ravenna, dan prajuritnya tidak mengejar masuk ke hutan yang terkenal penuh dengan tipu daya sihirnya itu. Mereka kembali dan melapor kepada Sang Ratu. Kontan Sang Ratu marah. Tidak merasa bersalah, Finn pun marah, hingga akhirnya Ravenna menyembuhkan luka di wajah Finn. Kemudian Finn berkata telah membawakan seseorang yang mengenal baik wilayah Hutan Kelam, dialah Sang Pemburu.

Sang Pemburu, Eric, yang pemabuk pun bertemu dengan Ravenna. Sang Ratu menawarkan imbalan yang berlimpah, tapi Eric menolak. Lalu ia mengancam akan mencabut nyawa Eric. Eric tidak takut, malah mempersilakan. Seolah bisa membaca pikiran Eric, Ravenna menawarkan untuk menghidupkan kembali Sara, istri Eric yang telah tiada. Dengan iming-iming itu akhirnya Eric setuju untuk menemukan Snow White dan membawanya kepada Ravenna.

Berhasilkah Sang Pemburu menemukan Snow White? Berhasilkah Snow White bertemu dengan sahabat masa kecilnya, William?

***

Mendengar kata Snow White, boleh jadi yang ada di bayangan kita adalah kisah Puteri Salju yang cantik jelita, manis, dan anggun. Ya, memang begitulah yang digambarkan oleh Walt Disney dalam animasi Snow White & The Seven Dwarf yang diadopsi dari kisah Grimm Bersaudara. Tapi tidak dalam novel ini maupun filmnya. Menurut penerjemahnya sendiri, membaca novel ini dia seolah seperti harddisk komputeryang defragmenting. Di dalam novel ini justru lebih ditonjolkan sisi keberanian dan manly-nya Snow White. Pun efek "gelapnya" sangat dominan.

Snow White & The Seven Dwarf  (sumber: ini)

Novel yang diadaptasi dari film ini menyajikan alur utama yang mirip dengan versi aslinya, yaitu adanya ibu tiri, bertemu kurcaci, memakan apel ajaib, mati, hidup lagi, dan happy ending. Meskipun begitu, bumbu ceritanya tetaplah berbeda. Di dalam film maupun novelnya, muncul tokoh-tokoh baru seperti Finn (adik Ravenna), Sang Pemburu, Rose, dan para wanita di luar istana yang wajahnya dirusak-dengan sengaja.

Bagi saya, tidak ada yang istimewa dengan buku ini. Mungkin karena buku ini based on a movie, jadilah seolah imajinasi penulisnya sudah dikurung dalam sebuah sangkar agar tidak terbang menjauhi plot yang ada di film. Tidak seperti film yang dibuat berdasarkan kisah dalam sebuah novel, imajinasi dalam novel biasanya lebih kaya, lebih tergali. Kekurangan lainnya adalah endingnya yang menggantung. Selain itu, terdapat sedikit typo di dalam novel ini, tapi tetap tidak mempengaruhi jalannya cerita.

Bonus poster novel Snow White & The Huntsman (sumber: ini)

Nilai plus saya berikan untuk syair yang disematkan di bagian awal buku, dengan font yang khas sesuatu berbau sihir. Selain itu, pemisah antarbagiannya juga mendukung suasana kelam novel ini. Sederhana saja, dengan angka yang menunjukkan bab keberapa ditambah background bermotif tengkorak dan gigitan apel. Oh iya, ada bonus posternya juga di buku ini. Dengan membaca buku ini saya rasa saya tidak perlu lagi menonton filmnya. Atau perlu ya? Hmm, sepertinya perlu deh, saya penasaran dengan endingnya, apakah di film juga semenggantung di novel. Mungkin lain waktu saya bisa ngopi ke siapa gitu. :D

My Rate:


Monday, November 12, 2012

Jalan Cinta Para Pejuang (Salim A. Fillah)

 

Judul: Jalan Cinta Para Pejuang
Penulis: Salim A. Fillah
Tahun Terbit: 2008
Cetakan: Ke-5, Juni 2011
Jumlah Halaman: 344
Penerbit: Pro-U Media
Harga: Rp 50.000
Jika kita menghijrahkan cinta; dari kata benda menjadi kata kerja
maka tersusunlah sebuah kalimat peradaban dalam paragraf sejarah
Jika kita menghijrahkan cinta; dari jatuh cinta menuju bangun cinta
maka cinta menjadi sebuah istana, tinggi menggapai surga
Begitulah, kata yang tertulis di sampul muka buku ini. JCPP, begitu disingkatnya, dimaksudkan untuk membahas cinta secara lebih fokus dan komprehensif. Cinta yang kokoh dan mengokohkan. Bukan cinta seperti yang ada di buku-buku roman. Tapi cinta yang suci, cinta yang hakiki.

sumber: ini, edited by: amzahro
Salim A. Fillah membagi buku ini menjadi tiga bab:

Pertama, Dari Dulu Beginilah Cinta
Tentang cinta yang menyengsarakan jiwa. Kisah Romeo-Juliet dan Laila-Majnun menjadi inti pembahasan. Cinta mereka, cinta yang menyengsarakan. Di sini Salim A. Fillah menjelaskan mengenai hubungan antara cinta dan kegilaan, seperti halnya yang dialami Majnun, si gila. Dan sebenarnya Majnun sendiri mengakui bahwa cintanya adalah sebuah penyakit.
Katakanlah padaku: pemuda mana yang bebas dari penyakit cinta? (halaman 23)
Tentang cinta yang diyakini bisa menaklukan segalanya. Love conquers all. Begitukah? Di sini Salim A. Fillah akan menjelaskannya. Termasuk tentang mulai dari mana sebaiknya cinta dibangun.

Kedua, Dunia Kita Hari Ini
Dalam tema ini digambarkan betapa cepat dunia berubah. Saat ini sedang terjadi kebangkitan spiritual. Mengikuti kegiatan pelatihan kecerdasan spiritual menjadi sesuatu yang sedang in. Tapi sayang, ternyata Bapak SQ sendiri menyatakan bahwa SQ berbeda dengan beragama. Kemudian diceritakan mengenai maraknya liberalisme, pria uberseksual, dan konflik agama.

Ketiga,  Jalan Cinta Para Pejuang
Inilah inti materi dari buku keenam Salim A. Fillah. Yang dibagi lagi menjadi 4 dimensi, yaitu dimensi intelektulal yang dijabarkan dalam Visi, dimensi emosional yang dijabarkan dalam Gairah, dimensi spiritual dalam Nurani, dan dimensi fisik dalam Disiplin.

Pada dimensi intelektual, disampaikan tentang betapa pentingnya memiliki visi dalam mencintai. Memiliki visi pastinya memiliki mimpi karena mimpi adalah bagian dari visi. Mimpilah yang memberi ruh bagi manusia untuk terus "hidup". Dan kita wajib berencana untuk hari esok.

Dimensi emosional, didahului dengan kisah-kisah para pecinta yang terpaut jauh dalam kedudukan dan dalam usia. Kisah tentang Khadijah dan 'Aisyah pun menyusul dan diikuti kisah-kisah hebat lainnya dari para sahabat.

Pada dimensi spiritual, digaungkan bahwa nurani harus terus bergetar menyuarakan pesan Ilahi yang senantiasa menyemangati agar kita berbuat takwa. Di sini Salim A. Fillah mencomot kisah beberapa 'ulul azmi yang begitu kuat keyakinannya bahwa Allah tak pernah meninggalkan mereka, terlebih di saat genting. Di saat perintah Allah begitu tidak masuk akal. Inilah kuatnya iman.

Dimensi disiplin. Tentang disiplin akan perintah Allah dan RasulNya, di saat hati lapang maupun sempit, saat-saat tersulit sekalipun. Disiplin sendiri adalah  awalnya tentu sebuah pemaksaan. Sebuah pemaksaan yang tak jarang terlahir darinya sikap kepahlawanan, seperti kisah Rasulullah yang 'dipaksa' oleh malaikat Jibril saat menyampaikan wahyu. Beliau dipaksa membaca; saat berselimu, beliau dipaksa bangun dan memberi peringatan. Terkisah pula Imam Ahmad dan Imam Syafi'i di dalamnya.

***

Akhirnya terselesaikan juga. Buku ini adalah buku karya Salim A. Fillah keempat yang saya baca. Masih ada empat buku lagi yang belum saya baca, yaitu NPSP, Gue Never Die, BMC, dan buku terbarunya Menyimak Kicau Merajut Makna. Fiuuuh..masih banyak ternyata ya. Long way to go..

Sejujurnya saya agak kesulitan membuat sinopsisnya. Lebih mudah membuat sinopsis dari novel atau semacamnya yang memiliki alur cerita. Walau tidak memiliki alur cerita, tulisan beliau selalu memiliki "jalur" pembahasan sendiri yang tetap bisa dinikmati pembaca secara runut. Nah, khusus untuk bukunya kali, disebutkan di kata pengantarnya bahwa pembaca tidak wajib membaca secara runut dari sub-bab pertama sampai sub-bab terakhir karena dari mana pun dibaca, insyaAllah esensi isi buku tidak ada yang hilang.
Dari segi pemilihan kata, Salim A. Fillah istiqamah untuk tidak selalu menggunakan kata baku, tapi justru di sinilah uniknya karya-karya beliau. Dari ketidakbakuannya ini justru memunculkan cita rasa 'sastra' tersendiri. Terkesan lebih puitis, menurut saya.

Salim A. Fillah, penulis yang mahir dalam melakukan pencomotan-pencomotan dalil-dalil, kisah shirah Rasulullah, para sahabat, kisah-kisah bermakna lainnya, bahkan menyisipkan sejumlah penelitian dalam tulisannya. Beliau selalu pandai merangkai kesemuanya itu menjadi suatu bahasan yang terkait satu dengan yang lainnya. Bagi saya, ini bukan pekerjaan mudah. Dan selalu, ada banyak hal yang bisa kita kutip serta kita pinjam untuk ditancapkan dalam hati dan pikiran, lalu beraksi!
Kita yang menjalani hidup dengan mengalir seperti air, mungkin lupa bahwa air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah. (halaman 132)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...