Lompat ke isi

Pakaraṇavisesa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dalam tradisi Buddhisme di Tailan, pakaraṇavisesa (bahasa Pali) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang bersifat khusus, atau berbeda dari kitab-kitab tafsir otoritatif agama Buddha Theravāda yang sudah ada sebelumnya. Kitab-kitab ini tidak disusun untuk menjelaskan Dhamma (ajaran Buddha) berdasarkan kitab tertentu secara khusus seperti kitab komentar (aṭṭhakathā), subkomentar (ṭīkā), dan subsubkomentar (anuṭīkā); ataupun kitab tata bahasa (yojanā). Sebaliknya, pakaraṇavisesa disusun oleh para guru penulis (gantharacanācariya) untuk mengekspresikan pandangan yang merupakan pengetahuan atau pemahaman Dhamma mereka, dengan meneliti dan mengompilasikannya dari berbagai kitab.[1]

Selain itu, penulisnya juga dapat menentukan topik atau isi sesuai dengan keinginannya sendiri, dengan berbagai tujuan, seperti: untuk mencatat ajaran Buddha secara ringkas atau merangkumnya agar mudah diingat oleh pelajar; untuk memuji dan mengagungkan keluhuran Triratna dalam bentuk syair bahasa Pali; untuk menyajikan prinsip dan metode dalam menjelaskan serta menjabarkan Tripitaka Pali (Tipiṭaka); atau untuk menunjukkan pengetahuan tentang dunia dan alam semesta.[2]

Ikhtisar pakaraṇavisesa diibaratkan sebagai jembatan yang menyalurkan esensi yang terdapat dalam Tripitaka Pali, menghubungkannya kepada masyarakat awam agar lebih mudah dipelajari dan dipahami.[3]

Berdasarkan isi dan tujuannya, pakaraṇavisesa dibagi menjadi 6 kategori sebagai berikut:

Dhammavinayasaṅkhepa

[sunting | sunting sumber]

Dhammavinayasaṅkhepa (Thai: ธรรมวินัยสังเขป) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang menjelaskan bahasa Pali dalam Tipiṭaka secara ringkas atau merangkumnya alih-alih menjelaskannya per Piṭaka layaknya Aṭṭhakathā. Namun, ketika diklasifikasikan tingkatannya, kitab-kitab ini sering disejajarkan dengan Aṭṭhakathā. Contohnya:

  1. Milindapañha karya Y.M. Cūḷābhaya Mahāthera (dalam pengklasifikasian tradisi Burma, kitab ini dianggap kanonik sebagai bagian dari Khuddakanikāya dalam Suttapiṭaka, lihat Kuasikanonika)
  2. Vimuttimagga karya Y.M. Upatissa Thera
  3. Visuddhimagga karya Y.M. Buddhaghosa[4]

Dhammavibhaṅga

[sunting | sunting sumber]

Dhammavibhaṅga (Thai: ธรรมวิภังค์) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang menyajikan prinsip dan metode analisis untuk mengklasifikasikan Dhamma dan Vinaya. Contohnya:

  1. Nettipakaraṇa karya Y.M. Mahākaccāyana (dalam pengklasifikasian tradisi Burma, kitab ini dianggap kanonik sebagai bagian dari Khuddakanikāya dalam Suttapiṭaka, lihat Kuasikanonika)
  2. Nettiaṭṭhakathā karya Y.M. Dhammapāla Thera (dalam pengklasifikasian tradisi Burma, oleh karena Netti dianggap kanonis, kitab ini dikategorikan sebagai Aṭṭhakathā)
  3. Nettivibhāvinī karya Saddhammapāla Mahādhammarājaguru dari Myanmar[4]

Dhammavinayathuti

[sunting | sunting sumber]

Dhammavinayathuti (Thai: ธรรมวินัยสดุดี), disebut juga sebagai Buddhādibhitthuti, mencakup kitab-kitab ikhtisar yang berisi syair puji-pujian. Pada masa kini, umumnya mengenai pujian terhadap Triratna, yakni keluhuran Buddha, yang mencakup 32 Tanda Manusia Agung (Mahāpurisalakkhaṇa) dan 32 Karakteristik Sekunder (Anubyañjana), Dhamma, dan Sangha. Contohnya:

  1. Pajjamadhu karya Y.M. Buddhappiya Thera, nyanyian pujian untuk Triratna berupa 104 bait rima dengan gaya Śataka dari bahasa Sanskerta
  2. Namakkārapāṭha karya Porāṇācariya (para guru kuno)
  3. Jinālaṅkāra karya Y.M. Buddharakkhita Thera, berupa 271 bait syair yang menceritakan riwayat Buddha dari lahir hingga Parinibbāna
  4. Jinacarita karya Y.M. Medhaṅkara atau Navaratanamedhaṅkara, berupa syair yang menceritakan riwayat Buddha yang mirip dengan kitab Buddhacarita dalam bahasa Sanskerta[5]

Vaṃsapakaraṇa

[sunting | sunting sumber]

Vaṃsapakaraṇa (Thai: วังสปกรณ์) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang menceritakan tentang legenda, sejarah, riwayat tokoh, dan lain-lain. Contohnya:

  1. Mahāvaṃsa (Kronik Lanka) karya Y.M. Mahānāma Thera
  2. Dāṭhāvaṃsa atau Dantavaṃsa karya Y.M. Dhammakitti dari Sri Lanka, menceritakan sejarah Relik Gigi Buddha yang disemayamkan di negara Sri Lanka
  3. Sāsanavaṃsappadīpikā atau Sāsanavaṃsa, mengenai sejarah agama Buddha, karya Y.M. Paññāsāmī dari Myanmar[6]

Lokasattha

[sunting | sunting sumber]

Lokasattha (Thai: โลกศาสตร์) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang membahas tentang penciptaan dunia, bintang-bintang, dan alam semesta. Contohnya:

  1. Cakkavāḷadīpanī karya Y.M. Sirimaṅgalācariya
  2. Lokappadīpakasāra karya Y.M. Medhaṅkara[7]

Saṅkhyāpakaraṇa

[sunting | sunting sumber]

Saṅkhyāpakaraṇa (Thai: สังขยาปกรณ์) mencakup kitab-kitab ikhtisar yang membahas tentang sistem penghitungan, timbangan, takaran, dan ukuran. Contohnya:

  1. Saṅkhyāpakāsaka karya Y.M. Ñāṇavilāsa
  2. Saṅkhyāpakāsakaṭīkā karya Y.M. Sirimaṅgalācariya[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย. (2550). หน้า 117
  2. คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย. (2550). หน้า 118
  3. คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย. (2550). หน้า 119
  4. 1 2 จำเนียร แก้วภู่. (2538). หน้า 6
  5. คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย. (2550). หน้า 119 - 120
  6. จำเนียร แก้วภู่. (2538). หน้า 7
  7. 1 2 คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย. (2550). หน้า 120

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]
  • Staf Pengajar Universitas Mahachulalongkornrajavidyalaya [คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย]. (2550/2007 M). Sastra Pāli [วรรณคดีบาลี]. Bangkok: Universitas Mahachulalongkornrajavidyalaya.
  • Chamnian Kaeophu [จำเนียร แก้วภู่]. (2538/1995 M). Kitab Fonologi Pāli-Sanskerta: Sejarah dan Latar Belakang yang Berfokus pada Kitab Tata Bahasa [คัมภีร์สัทศาสตร์บาลี-สํสกฤต : ประวัติและความเป็นมาเน้นคัมภีร์ไวยากรณ์]. Bangkok: Odeon Store.