Langsung ke konten utama

Postingan

metamorfosis

beubah dari kepompong menjadi kupu-kupu namun tak ada kepakan sayap kupu-kupu yang ciptakan badai di afrika, kalau pun ada hanya segelintir yang bisa.mereka adalah orang-orang yg mampu seirama dan beresonansi dengan rotasi matahari, bumi dan bulan dalam harmoni aturan ruang dan waktu. sementara kita, hanyalah baut dalam megastruktur mesin produksi yang harus berproduksi hingga berdaya guna ciptakan kupu-kupu indah yang sinergis dengan alur cerita kehidupan. simpan amarahmu dalam sekam karena tentu tak elok membakar rumah sendiri, properti yang mengilusi diri bagai pahlawan di tengah rawa busuk candradimuka. siapa kamu? siapa aku? kita hanyalah ulat lemah yang bersembunyi di balik selimut sembari berharap esok kita terbangun sebagai kupu-kupu cantik yang memiliki andil besar bagi kelangsungan hidup di muka bumi ini.
Postingan terbaru

BERSYUKUR

ketika tanganmu menyentuh tanganku aku bahagia dan ketakutan karena sebuah percikan api tercipta. harapan muncul dari gelapnya sebuah dunia yang tak lagi memiliki kemungkinan untuk berharap. samar namun cukup untuk membuat hati tenang meski tak ada kepastian apakah api akan berkobar dari sebuah percikan api. mungkin hanya sebuah varian yang tak pasti namun aku bukanlah polisi atau hakim yang memutuskan fakta kebenaran, dan bukankah masa depan memang belumlah dituliskan, kira2 begitulah makna dari lirik sebuah lagu. jadi tentu terlalu picik untuk menghakimi sesuatu yang masih jauh jaraknya dalam perspektif dimensi ruang dan waktu. merayakan setiap percikap api yang muncul dari momentum-momentum yang terlihat bukanlah bid'ah karena masa depan bukan lagi berbicara tentang aku jadi jangan melibatkan aku dalam hal ini. lihatlah jalinan kisah yang terlihat menjuntai tak beraturan namun pasti tetap memiliki akar meski tertimbun dalam busuknya pupuk organik, sampah busuk dari sebuah sistem...

MUNAJAT MATI

terjebak di hutan mawar berduri. bergerak pasti tertusuk atau paling tdk kulit tergores hingga berdarah.  seperti biasa, banyak yang bilang aku salah jalan. namun mereka mengucapkannya sambil berguman, "betapa indahnya berada di tengah hutan mawar yang sedang mekar" . mereka mungkin lupa rasa sakit tergores duri hingga berdarah atau mungkin mereka harus diingatkan dengan sakitnya sayatan belati di dada, namun tak ada guna semua itu karena hanya akan melahirkan teriakan sakit palsu yang persis seperti rengekan anak kecil yang meminta permen lollipop pada ibunya. diriku tetap terjebak di hutan mawar berduri. mencoba keluar meski harus menyematkan luka menganga di setiap langkahku. di ujung sana sebelum rembulan menghilang aku mungkin akan mati kehabisan darah, tapi tak mengapa karena semua akan sama saja. 

4.0 dengan kecepatan 300 Mbps

di zaman sekarang sy sering terjebak dalam ilusi kecepatan, di mana kecepatan konsumsi menjadi indikator penting dalam hidup.padahal sangat banyak hal yang sy pikir tak mesti secara tergesah-gesah dikonsumsi dan banyak pula hal yang (bahkan) seharusnya bisa tak dikonsumsi namun terkonsumsi karena sy terhanyut dalam arus kecepatan konsumsi. kuantitas menjadi hal prinsipil dalam ilusi kecepatan konsumsi karena dengan jumlah kuantitas yang tinggi akan membuka peluang banyak hal yang bisa ditemukan. namun sayang, banyaknya hal yang dikonsumsi membuat tumpukan sampah semakin tinggi sehingga hal penting bisa jadi tertimbun hingga peluang menemukannya jadi sangat kecil. saat ini sangat sedikit waktu untung duduk menimbang sesuatu, apakah layak dikonsumsi sekarang juga atau nanti atau bahkan sama sekali tak perlu sy konsumsi kecuali untuk sekedar cemilan tapi untuk cemilan pun bisa jadi masalah karena dapat menghilangkan selera makan pada hal-hal yang lebih berkualitas. mungkin karena terlalu ...

Surat Cinta Penantang Ombak

sebelum jam 12 siang, berdirilah di tepian pantai.  lihatlah deburan ombak yang tak pernah kau pikirkan.  jangan menunggu hingga langit beranjak berwarna merah bata,  karena saat itu pelaut telah di tengah lautan. lihatlah deburan ombak di siang hari,  saat itu hanya para pemberani yang menerjang ombak.  hanya kesenangan yang membuat mereka menantang matahari,  di saat orang2 berlari mencari tempat berlindung  sembari menikmati dinginnya air kelapa muda dan sejuknya angin laut di rindangnya pohon kelapa. saat lagi senja datang,  tak ada guna kau berlari ke tepian pantai tuk merangkai puisi kerinduan pada kekasihmu yg berada jauh di tengah laut. semua itu bohong, tak lebih dari harapan palsu pengantarmu pergi ke pembaringan tuk bercumbu dengan dewa mimpi dalam tidur yang nyenyak. sumber gambar: https://medium.com/@siddhantnayak/the-forlorn-sailor-ce0bb5a54ec5

MAAF KAMI MABUK

kami berbaris di antara mawar berduri bukan di antara melati kami tertawa dalam benci bukan di amarah hati kau, berdirilah jauh di sana! ada garis di antara kita! kau, berteriaklah di sana! maaf, kami mau muntah *untuk kalian para pembohong sumber gambar: https://akcdn.detik.net.id/visual/2018/12/04/54a6c742-06a1-41ea-a858-b34fe4a94382_169.jpeg?w=650

saya adalah anjing

Saya adalah anjing Bukan harimau yg menakutkan Bukan singa yg penuh wibawa Juga bukan serigala yg cerdik Saya adalah anjing Berakhir sebagai peliharaan Menjadi penjaga bagi majikan Atau peliharaan imut nan menawan Saya adalah anjing Anjing kampung kudisan Jenis yg tak pernah diinginkan Diantara jenis anjing Saya adalah anjing Yang mungkin mati karena penyakit Mungkin rabies Semoga aku mati tanpa menyusahkan